Thursday, March 11, 2010

Tes Masuk SMP dan Pembolosan dari Maulid Nabi

Helo Epriwan! Seperti yang bisa kalian liat, linkku udah ganti dari: http://www.shiningstars-riri.blogspot.com/, menjadi : http://www.topsyturvy-girl.blogspot.com/. Semoga kalian tidak membingungkan dan dibingungkan oleh diri sendiri atau perubahan ini *gak nyambung yah?* Eniweh, sekarang aku mau cerita tentang pengalamanku ikut tes masuk SMP, yang mungkin sediki berbeda dari yang lain. Here Goes.... Diawali dengan bangun pagi yang sedikit nervous, soalnya aku berpikir seperti ini: Pengawas: "Bacakan Surat An-Naziat!" Aku: "Um..." Pengawas: "Gak bisa?" Aku: *Mengangguk pasrah* Pengawas: "Abasa?" Aku: *semakin hopeless...jiahahha* Pengawas: "......." Well, forget my nightmare. And thank God it ain't really happenin' *sok nginggris, jangan diperhatikan* Yang terjadi mula-mula tentu saja, berangkat sekolah, bertemu teman, melihat kelas tes, blablabla....dadoedadoedadum...yadayadayada....blah. Ternyata, saya sekelas sama Asa, dan tes pertamanya adalah Al-Qur'an!!! *backsound: jgerr jgerr * que dan Asa pun kelimpungan baca Juz-Amma dari A-Z. Dan akhirnya nama gue dipanggil. Ternyata gak seburuk-buruk gitu amat *halah* kok. Iya, emang disuruh baca surat *kasian deh lo* pendek, tapi dikit banget. Selebihnya, cuma tanya jawab jawab tanya doang. Legaaaaaa!!! Tes kedua itu Psikotes. Sebelum tes itu, gue dan Asa beli jajan dulu di Submart. Setelah makan dan yadda, yadaa, kita tes. Menurut perkiraan gue sebelumnya, tes ini adalah tes paling gampang sedunia jagat raya indonesia. Tapi.....tapii.....taaaapiiiiiii....... Susah banget! karena saking gak bisanya *bego mode: on* sampe saya kosongin 3 ato 2 gitu soalnya. Hweee....... Sebelum tes terakhir, biasalah, yadaa, yada lagi, ngomong sama temen, "Eh, kamu ruangan berapa?" *padahal tau persis si teman itu ruangan berapa. Biasa, basa-basi*. "Ini susah lho," "Tes pelajaran gampang nggak?", dan seterusnya, dan seterusnya. Hoahmm... Dan seperti bisa ditebak, setelah tes pelajaran (yang alhamdulillah, gak begitu susah) selesai, semua anak harus pergi ke mesjid. Semua anak yang MAU. Saya dan Asa hanya menghabiskan waktu untuk ngobrol2 gak jelas dan jalan-jalan. Teng God gak ketauan. Baibai!!